[MYSQL] Tipe Data MYSQL, Peranan Pemilihan Tipe data dan Cara Memperpanjang Umur Suatu Sistem dari Segi Data Dalam Database

by 07.34 0 komentar
My SQL
MySQL adalah sebuah sistem manajemen database relasi yang bersifat “terbuka” (open source). Terbuka maksudnya adalah  MySQL boleh didownload oleh siapa saja, baik versi kode program aslinya (source code program) maupun versi binernya (executable program) dan bisa digunakan secara gratis baik untuk dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan seseorang maupun sebagai suatu program aplikasi komputer. Sejarah MySQL yang merupakan hasil buah pikiran dari Michael “Monty” Widenius, David Axmark, dan Allan Larson dimulai tahun 1995. Mereka bertiga kemudian mendirikan perusahaan bernama MySQL AB di Swedia. MySQL memiliki kinerja, kecepatan proses, dan ketangguhan yang tidak kalah dibandingkan dengan database-database besar lainnya yang komersil seperti ORACLE, Sybase, Unify dan sebagainya. Dengan bersemangatkan Open Source, MySQL berkembang menjadi salah satu sistem manajemen database relasi terkemuka yang diakui secara Internasional. MySQL menggunakan bahasa standar SQL (Structure Query Language) sebagai bahasa interaktif dalam mengelola data. Perintah SQL sering juga disebut Query.
Tipe-Tipe Data My SQL
Secara umum tipe data pada MySQL dibagi menjadi 4 yaitu:
1.        Numeric Values yaitu angka atau bilangan seperti 10; 123; 100.50; -10; 1.2E+17; 2.7e-11; dan sebagainya. Tipe data ini dibagi menjadi dua yaitu Bilangan Bulat (Integer) dan Bilangan Pecahan (Floating-point). Bilangan bulat adalah bilangan tanpa tanda desimal sedangkan bilangan pecahan adalah bilangan dengan tanda desimal. Kedua jenis bilangan ini dapat bernilai positif (+) dan juga negatif (-). Jika bilangan tersebut menggunakan tanda positif (+) atau (-), maka disebut SIGNED. Sebaliknya bila tanpa tanda apapun disebut UNSIGNED. Karena tanda positif (+) dapat diabaikan penulisannya maka pada bilangan yang bernilai positif disebut UNSIGNED.
2.        String/Character Values adalah semua karakter (atau teks) yang penulisannya selalu diapit oleh tanda kutip baik kutip tunggal (‘) maupun kutip ganda (“). Hal ini tidak hanya berlaku pada huruf alfabet saja tetapi angka yang ditulis dengan tanda kutip pun akan menjadi karakter atau string.
3.        Date and Time Values yaitu tanggal dan waktu. Untuk jenis data tanggal dan waktu format standar (default) penulisan tanggalnya adalah “tahun-bulan-tanggal”, Misalnya untuk 22 Januari 2001 dituliskan “2002-01-22”. Untuk penulisan waktu, formatnya adalah “jam-menit-detik”. Contoh, “13:55:07”. Data tanggal dan waktu bisa digabung penulisannya menjadi “2002-01-22 13:55:07”.
4.        NULL. NULL sebenarnya bukan data, tapi dia mewakili sesuatu yang “tidak pasti”, “tidak diketahui” atau “belum ada nilainya”. Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari Anda melakukan suatu survei berapa jumlah pengguna sistem operasi LINUX dan Windows di Indonesia. Selama survei belum tuntas maka data pastinya belum dapat diketahui. Oleh sebab itu, data tersebut bisa diwakili dengan NULL, alias belum diketahui.
Pada tipe-tipe data MySQL terdapat beberapa atribut yang memiliki arti sebagai berikut:
·         M,  menunjukkan lebar karakter maksimum. Nilai M maksimum adalah 255.
·         D,  menunjukkan jumlah angka di belakang koma. Nilai maksimum D adalah 30 tetapi dibatasi oleh nilai M, yaitu tidak boleh lebih besar daripada M-2.
·         Atribut yang diberi tanda [ dan ] berarti pemakaiannya adalah optional.
·         Jika atribut ZEROFILL disertakan, MySQL akan otomatis menambahkan atribut UNSIGNED.
·         UNSIGNED adalah bilangan tanpa tanda di depannya (misalnya tanda negatif).
Berikut tipe-tipe data yang didukung oleh MySQL, antara lain:
 1. Tipe data untuk bilangan
No
Tipe Data
Bentuk Dasar Penulisan
Keterangan
Ukuran
1.
TINYINT
TINYINT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL]
Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Bilangan bulat terkecil, dengan jangkauan untuk bilangan bertanda -128 sampai dengan 127 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan 255. Bilangan tak bertanda ditandai dengan kata UNSIGNED
1 byte
2.
SMALLINT
SMALLINT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL]
Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan untuk bilangan bertanda -32768 sampai dengan 32767 dan untuk yang tidak bertanda (jangkauan unsigned) 0 sampai dengan 65535
2 byte
3.
MEDIUMNIT
MEDIUMINT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL]
Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan  untuk bilangan bertanda -8388608 sampai dengan 8388607 dan untuk yang tidak bertanda (jangkauan unsigned) 0 sampai dengan 16777215
3 byte
4.
INT
INT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL]
Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif .
Jangkauan untuk bilangan bertanda -2147483648 sampai dengan 2147483647 dan untuk yang tidak bertandan (jangkauan usigned)  0 sampai dengan 4294967295
4 byte
5.

INTEGER [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL]
Sama dengan INT.

6.
BIGINT
BIGINT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL]
Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif .
Jangkauan  untuk bilangan bertanda -9223372036854775808 sampai dengan 9223372036854775807 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan
184467440737079551615
8 byte.
7.
FLOAT
FLOAT [(M,D)] [ZEROFILL]
Digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif presisi tunggal.
Jangkauan: -3.402823466E+38 s/d -1.175494351E-38, 0, dan 1.175494351E-38 s/d 3.402823466E+38
4 byte
8.
DOUBLE
DOUBLE [(M,D)] [ZEROFILL]
Digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif presisi ganda.
Tidak dapat bersifat unsigned.
Nilai yang diijinkan adalah -1.7976931348623157E+308 hingga -2.2250738585072014E-308 untuk nilai negatif, 0, dan 2.2250738585072014E-308 hingga 1.7976931348623157E+308 untuk nilai positif.
8 byte
9.

DOUBLE PRECISION [(M,D)] [ZEROFILL]
Bilangan pecahan berpresisi
ganda.
8 byte.
10.

REAL [(M,D)] [ZEROFILL]
Sinonim dari DOUBLE.
8 byte.
11.
DECIMAL
DECIMAL [(M,D)] [ZEROFILL]
Digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif.
Misalnya DECIMAL(5,2) dapat digunakan untuk menyimpan bilangan -99,99 sampai dengan
99,99
M byte
12.

NUMERIC [(M,D)] [ZEROFILL]
Sama dengan Decimal.
M byte.

2. Tipe data untuk tanggal dan jam
No
Tipe
Data
Bentuk Dasar Penulisan
Keterangan
Ukuran
1.
DATETIME

Kombinasi tanggal dan waktu
dengan jangkauan dari ‘1000-01-01 00:00:00’ sampai dengan ‘9999-12-31 23:59:59’
8 byte.
2.
DATE

Kombinasi tanggal dan waktu
dengan jangkauan dari ‘1000-01-01’ sampai dengan ‘9999-12-31 ’
8 byte.
3.
TIMESTAMP
TIMESTAMP [(M)]
Kombinasi tanggal dan waktu
dengan jangkauan dari ‘1970-01-01’ sampai dengan ‘2037 ’
4 byte.
4.
TIME

Digunakan untukmenyimpan waktu dengan jangkauan dari
-838:59:59 sampai dengan 838:59:59
3 byte.
5.
YEAR

Digunakan untuk menyimpan data tahun dari tanggal antara 1901 sampai dengan 2155
1 byte




3. Tipe data untuk karakter dan lain-lain
No
Tipe
Data
Bentuk Dasar Penulisan
Keterangan
Ukuran
1.
CHAR
CHAR(M) [BINARY]
Data string dengan panjang yang tetap. CHAR(1) cukup ditulis dengan CHAR. 1<=M<=255, Jika ada sisa, maka sisa tersebut diisi dengan spasi (misalnya nilai M adalah 10, tapi data yang disimpan hanya memiliki 7 karakter, maka 3 karakter sisanya diisi dengan spasi). Spasi ini akan dihilangkan apabila data dipanggil. Nilai dari CHAR akan disortir dan diperbandingkan secara case-insensitive menurut default character set yang tersedia, kecuali bila atribut BINARY disertakan.
M byte.
2.
VARCHAR
VARCHAR (M)
[BINARY]
Ukuran L+1 byte dengan L<=M dan
1<=M<=255. Data string dengan panjang bervariasi tergantung datanya. Jika nilai M adalah 10 sedangkan data yang disimpan hanya terdiri dari 5 karakter, maka lebar data tersebut hanya 5 karakter saja, tidak ada tambahan spasi.
L+1 byte
3.
TINYBLOB,
TINYTEXT

L+1 byte, dengan L<2. Tipe
TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 255 karakter.
L+1 byte
4.
BLOB,
TEXT

L+2 byte, dengan L<216 . Tipe
TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 65535 karakter.
L+2 byte
5.
MEDIUMBLOB, MEDIUMTEXT

L+3 byte, dengan L<224. Tipe
TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 1677215 karakter.
L+3 byte
6.
LONGBLOB, LONGTEXT

L+4 byte, dengan L<232. Tipe
TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 4294967295 karakter.
L+4 byte
7.
ENUM
ENUM(’nilai1’,’nilai2’,..)
Ukuran 1 atau 2 byte tergantung nilai
enumerasinya maks 65535 nilai
1 atau 2 byte
8.
SET
SET(’nilai1’,’nilai2’,..)
Ukuran 1,2,3,4 atau 8 byte tergantung jumlah anggota himpunan maks 64 anggota.
1,2,3,4 atau 8 byte

Tipe-tipe yang didukung MySQL di atas dapat menjadi pilihan dalam penyusunan database. Sebagai contoh, jika kita hendak menyimpan data jumlah suatu stok barang yang tidak melebihi angka 200 misalnya, maka sebaiknya memilih tipe data TINYINT yang diberi atribut UNSIGNED. Alasannya adalah jumlah stok tidak melebihi 200 dan tidak mungkin lebih kecil dari 0, dan tipe data TINYINT memiliki jangkauan 0 hingga 255, jadi memenuhi syarat untuk digunakan.
Contoh yang lain, misalnya kita hendak membuat database nomor telpon dari teman-teman kita. Memang nomor telpon seluruhnya terdiri dari angka, namun nampaknya tidak tepat bila disimpan dalam tipe data INT (atau bahkan BIGINT bila hendak menyimpan nomor handphone). Lebih baik dimasukkan ke dalam CHAR atau VARCHAR dengan M adalah 12. Mengapa 12? Karena nomor handphone terpanjang terdiri dari 12 digit. Sedangkan nomor telpon rumah terpanjang adalah 8 digit ditambah kode area terpanjang 4 digit, jadi angka 12 sangat pas.
Lalu bagaimana penerapannya dalam operasi MySQL? Misalnya kita hendak membuat tabel stok barang dengan masing-masing field adalah kode barang, nama barang, harga barang, supplier, dan tanggal beli, maka kemungkinan perintah yang harus ditulis adalah sebagai berikut:
MySQL> create table stok
-> kode char(5),
-> nama varchar(20),
-> harga mediumint unsigned,
-> supplier char(5),
-> tanggal date);
Perintah tersebut di atas akan membuat tabel bernama stok dengan field-field sebagai berikut:
Nama field
Tipe data
Keterangan
Kode
Char(5)
Kode barang biasanya memiliki jumlah karakter tetap, dalam contoh ini adalah 5.
Nama
Varchar(20)
Nama barang kemungkinan besar memiliki jumlah karakter yang berbeda-beda, sehingga cocok menggunakan varchar.
Harga
Mediumint Unsigned
Harga tergantung dari jenis barangnya, pada contoh ini dianggap harga barang tertinggi di bawah 100 jutaan.



Pemilihan Tipe Data Memiliki Peranan Penting Dalam Database
Database merupakan bagian penting pada pembangunan sebuah proyek sistem informasi baik skala enterprise maupun small bussiness sebab, database server pada dasarnya digunakan sebagai  media penyimpanan data yang digunakan secara bersama-sama sebagai supply data request user. Sebelum memutuskan menggunakan sebuah database server hal yang terpenting adalah bagaimana mengetahui performance database tersebut.
          Performa database tidak bisa diukur dengan cara melihat tingkat popularitas pengguna database lalu, bukankah popularitas pengguna bisa digunakan sebagai tolak ukur performance sebuah database ?. besarnya jumlah pengguna sebuah database open source bisa digunakan sebagai sumber referensi pemilihan database. Setiap perancang database mempunyai cara masing-masing untuk memilih kriteria database server sesuai dengan kebutuhan tetapi, ada beberapa pertimbangan dasar dalam memilih sebuah database.
            Salah satu peranan penting dalam suatu pembuatan database adalah dengan memilih tipe data yang tepat pada setiap atribut/kolomnya. Dengan pemilihan tipe data yang tepat sesuai dengan keperluan serta kapasitas memory yang telah di sediakan, ini dapat meningkatkan kinerja suatu database dalam proses pengambilan data dan menghemat kapasitas yang nantinya bisa di gunakan untuk keperluan lain.
Cara Memperpanjang Suatu Sistem Dari Segi Data Dalam Database
Database pada dasarnya suatu sistem yang digunakan untuk media penyimpanan suatu data yang digunakan secara bersama-sama sebagai supply data request user. Tentunya dalam pembuatan suatu sistem database harus dibuat secara tepat karena akan digunakan untuk kelangsungan yang lama. Agar suatu sistem database tetap berjalan dengan semestinya, kita harus melakukan beberapa metode untuk memperpanjang suatu sistem database tersebut. Berikut ini adalah cara memperpanjang suatu sistem dari segi data dalam database :
  • Backup
Proses secara periodik untuk mebuat duplikat dari database dan melakukan
logging file (atau program) ke media penyimpanan eksternal.
  • Jurnaling
Proses menyimpan dan mengatur log file dari semua perubahan yang dibuat di
database untuk proses recovery yang efektif jika terjadi kesalahan.
  • Record Checkpoint
Suatu informasi pada jurnal untuk memulihkan database dari kegagalan, kalau sekedar redo, akan sulit penyimpanan sejauh mana jurnal untuk mencarinya kembali, maka untuk membatasi pencarian menggunakan teknik ini.



DAFTAR PUSTAKA
Arbie.2004. Manajemen Database dengan MYSQL. Yogyakarta:Penerbit Andi Yogyakarta.
Tubagus. Tipe-Tipe Data yang Didukung MSQL. http://tubagus.dosen.narotama.ac.id/2012/04/13/tipe-tipe-data-yang-didukung-mysql/, diakses tanggal 24 Februari 2016 pukul 21.00 WITA.
 Novhard. Tipe Data MySQL.http://novhard.wordpress.com/2007/07/24/tipe-data-mysql/, diakses tanggal 24 Februari 2016 pukul 21.00 WITA.
Andrianto, Irfan. Memilih Database yang Tepat. http://puruhitas.blog.uns.ac.id/2016/01/25/memilih-database-yang-tepat/, diakses tanggal 24 Februari 2016 pukul 21.33 WITA.

Noname. Pengamanan Sistem Basis Data. https://rumahradhen.wordpress.com/materi-kuliahku/semester-ii/sistem-keamanan-komputer/pengamanan-sistem-basis-data/ , diakses tanggal 24 Februari 2016 pukul 21.41 WITA.

Download > download

Mank Adi

Developer

Mahasiswa Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana yang simpel dan seorang gamers