PERBEDAAN WEB 1.0 dan WEB 2.0, Arsitektur Dari Web Server, Perkembangan HTML 1-5

by 22.10 0 komentar
Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.
Web 2.0
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut” Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan teknologi Web 2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna Web.
Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
1.      CSS (Cascading Style Sheets)
2.      Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
3.      Markup XHTML
4.      Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
5.      URL yang valid
6.      Folksonomies
7.      Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
8.      XML Web-Service API

Perbedaan WEB 1.0 dan WEB 2.0
letak perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0 yaitu :
1.      Perilaku pengguna Membaca Menulis
2.      Pelaku utama Perusahaan Pengguna/Komunitas
3.      Hubungan dengan server Client-server Peer to peer
4.      Bahasa pemrograman penampil konten HTML XML
5.      Pola hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif
6.      Pengelolaan konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag
7.      Penayangan berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi
8.      Hubungan antar pengakses Tidak ada Berjejaring
9.      Sumber konten Penerbit/pemilik situs Pengguna
Yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.

Arsitektur dari web server
1. Cara kerja Web Server Web server merupakan mesin dimana tempat aplikasi atau software beroperasi dalam medistribusikan web page ke user, tentu saja sesuai dengan permintaan user.
2. Hubungan antara Web Server dan Browser Internet merupakan gabungan atau jaringan Komputer yg ada di seluruh dunia. Setelah terhubung secara fisik, Protocol TCP/IP (networking protocol) yg memungkinkan semua komputer dapat berkomunikasi satu dengan yg lainnya. Pada saat browser meminta data web page ke server maka instruksi permintaan data oleh browser tersebut di kemas di dalam TCP yg merupakan protocol transport dan dikirim ke alamat yg dalam hal ini merupakan protocol berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). HTTP ini merupakan protocol yg digunakan dalam World Wide Web (WWW) antar komputer yg terhubung dalam jaringan di dunia ini. Untuk mengenal protocol ini jelas sangan mudah sekali dimana setiap kali anda mengetik http://… anda telah menggunakannya, dan membawa anda ke dunia internet. Data yg di passing dari browser ke Web server disebut sebagai HTTP request yg meminta web page dan kemudian web server akan mencari data HTML yg ada dan di kemas dalam TCP protocol dan di kirim kembali ke browser. Data yg dikirim dari server ke browser disebut sebagai HTTP response. Jika data yg diminta oleh browser tidak ditemukan oleh si Web server maka akan meninbulkan error yg sering kita lihat di web page yaitu Error : 404 Page Not Found.

-misalkan saya adalah seorang USER dan ingin membuka sebuah situs ,dalam hal ini misalnya metroNews.com
dari sebuah komputer yang berda d sebuah warnet,URL atau REQUEST yang saya ketik melalui aplikasi browser yang kali ini dipakai adalah Mozilla firefox 3.0,maka URL/alamat yang saya tadi ingin masukkakn di klik di kolom (www)atau world wide web yang merupakan sebuah arsitektur krja untuk memasuki dokumen yang saling berhubungan.
Setelah URL atau nama situs itu dimasukkan di mesin pencari(mozilla) maka akan secara otomatis “jika komputer terkoneksi”DATA/URL akan terkirim dan akan memasuli wlayah kerja TCP/IP disini data akan diperiksa sesuai alamat da permintaan nya.Dan server akan mengambil header/judul sebagai patokan pencarian sehingga jelas dan tidak rumit setelah itu body akan di sesuaikan dan server akan memberikan data yang minta melalui alamat ip asal request tersebut jika data ada dan tidak valid ke client server sebelum akhirnya kembali lagi ke user.

Perkembangan HTML 1-5
1. HTML versi 1.0
HTML ini di ciptakan pada tahun 1989,kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain heading, paragraph, hypertext, list, serta cetak tebal dan miring pada teks. Versi ini juga mendukung peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan teks disekelilingnya (wrapping).
2. HTML versi 2.0
HTML versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya homepage interaktif, penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuannya untuk menampilkan suatu form pada dokumen. Dengan adanya form ini, maka kita dapat memasukkan nama, alamat, serta saran/kritik.
3.HTML versi 3.0
HTML versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti table,ini di rilis pada tahun 1997, versi ini yang disebut juga sebagai HTML+ tidak bertahan lama dan segera digantikan HTML versi 3.2.
4. HTML versi 4.0
Ini merupakan HTML versi terakhir pada saat sumber ini diambil. HTML ini memuat banyak sekali perubahan dan revisi dari pendahulunya. Perubahan ini terjadi di hampir segala perintah-perintah HTML seperti table, image, link, text, meta, imagemaps, form, dan lain- lain.
Kemudian,  lahir HTML versi 4.01 yang dikeluarkan secara resmi oleh W3C pada tanggal 24 April 1998. HTML 4.01 menjadi standart pada tahun 1999. HTML 4.01 merupakan perbaikan dari HTML versi 4.0 yang terlebih dahulu diterbitkan (18 Desember 1997). HTML versi HTML 4.01 masih standart resmi sampai sekarang ini .
5. HTML 5

HTML5 adalah versi terbaru dari HTML yang dibuat oleh World Wide Web Consortium (W3C). Konsep pertamanya sudah dipublikasikan pada tahun 2008, tetapi tidak banyak yang menggunakannya hingga tahun 2011. Pada tahun 2011, HTML 5 diterbitkan sepenuhnya dan orang-orang mulai menulis dan menggunakannya. HTML5 merupakan suksesor dari HTML 4.01 yang diterbitkan pertama kali tahun 1999. Sejak saat itu, internet telah berubah secara signifikan dan kehadiran HTML5 terlihat sangat diharapkan.

Adi Triginarsa

Developer

Mahasiswa Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana yang simpel dan seorang gamers